Halal Seratus Persen, Mampir ke Café De Dapoer

Maakanan bagian penting dari pariwisata. Pariwisata tanpa makanan tidak akan lengkap. Perkembangan sekarang, makanan bukan hanya sebagai kebutuhan pokok (basic needs), namun sudah menjadi gaya hidup, lifestyle. Tidak dipungkiri, makanan memang bagian dari budaya.

Sementara kuliner bagian dari wisata yang sangat kental dan juga menjadi bagian industri. Dua-duanya, kuliner dan wisata, punya konstribusi besar terhadap perekonomian yang sejatinya bisa menjadikan masyarakat sejahtera.

De Dapoer, Nikmat dan So Pasti Halal!

Cafe De Dapoer

Cafe De Dapoer by foodbali

Sebuah resto dengan konsep unik berlokasi di desa wisata Sanur bernama cafe de dapoer. Interiornya banyak berisi pernak pernik unik yang mungkin kadang jarang kita temui saat ini. Seperti sepeda ontel yang menjelma menjadi sebuah meja makan yang klasik.

Lokasinya bersebarangan dengan cafe batu jimbar yang legendaris, tempat ini menawarakan suasana dan atmosfer yg santai seperti suasana desa sanur sendiri yg memang terasa nyaman bagi semua wisatawan berlalu lalang di sini. Restonya menghadap ke area jalan raya Danau Tamblingan dan kita dapat menikmati daily activity masyarakat dan wisatawan disini sambil tentu saja nongkrong kuliner dan chit chat bersama kolega dan sahabat.

Jangan khawatir fasilitas wifi tersedia disini untuk menambah kenyaman para foodlover. Selain itu pula ada juga mural yg membuat kami tertarik letaknya tepat diatas bar. Cocok banget sebagai spot photo berkonsep. Bar yang dominan kayu membuat suasana natural dan adanya stage sebagai dance floor dengan ubin unik dan klasik.

Tentang makanan halal di Bali, pada mulanya diusahakan oleh suku Jawa, Madura dan Minang. Mereka ini membuka Warung Jawa, Warung Madura dan rumah makan Minang. Label daerah itulah yang diketengahkan sekaligus ditonjolkan, sehingga sudah terbaca halalnya. Maka muncul nama seperti Warung Muslim atau Warung Sate Umar.

Menu dan Interior De Dapoer

Cafe De Dapoer

Cafe De Dapoer by dedapur_sanur

Dengan kentalnya penggunaan material dari kayu tua lokal dan di hiasi oleh pernak pernik koleksi dari pemilik, membuat suasana de’ dapoer serasa nyaman seperti di rumah seperti yang di rasakan oleh banyak pengunjung dan tamu tamu yang menyantap hidangan makan pagi, siang dan malam.

Restoran de’ dapoer hanya menyediakan makanan Halal yang antara lain makanan klasik Indonesia dan sebagian makanan Asing yang menggunakan resep-resep dari Mamie ( Ibu ) dari pemilik. Cerita dari de’ dapoer adalah cerita Nostalgia yang mempunyai banyak kenangan indah masa lalu.

Dimana berawal dari Mamie ( Ibu ) tercinta dari sang pemilik yang senang memasak makanan asli Indonesia buat keluarganya. Beliau hanya menggunakan rempah rempah dan bumbu bumbu tradisional yang asli dan resep yang di pakai dari keluarga beliau yaitu kerajaan Sriwijaya.

Menu yang ditawarkan mulai dari Sate Campur Kang Akbar merupakan sate campur yang terdiri dari sate sapi, kambing, ayam dan ikan dalam satu porsinya. Rasanya enak dan gurih terutama rasa sate sapinya yang memang jarang dijual orang di resto atau café.

Selanjutnya yang mengambil nama dari jalan lokasi resto ini yaitu Nasi Campur Tamblingann. Nasi Cmpur dengan ayam dan sate lilit ini lebih ke Balinese cuisine dengan tampilan modern. Kami suka dengan ayamnya yang lemnbut yang menurut infonhya dimasak dengan cafra diungkep dengan daun pisang.

Cafe De Dapoer

Cafe De Dapoer by dedapur_sanur

So fresh dan rasa bumbu kuning Balinya meresap. Sate dan sayur kacang panjangnya melengkapi menu ini yang nasinya dibuat bergaya kerucut .

Menyukai bakso, silakan order mie baso Sanuran yang memang ditujukan ke take away menu seharga 25 ribu saja. Rasanya enak dan mengingatkan kami dengan menu mie ayam Jakarta yang juga favorit kami dengan daging baksonya yang lezat.

Jadi, sewaktu Anda dan keluarga ada di Bali, entah berada di Kuta atau di Sanur,  tidak usah cemas dan khawatir mencari restoran halal. Sebab ada Café de’dapoer yang benar-benar seratus persen halal. Silahkan saja mampir dan mencicipi menu-menunya yang lezat, dan tidak usah ragu lagi halal-nya. Bagaimanapun bagi Muslim, makanan halal bukan hanya kebutuhan. Namun bukan sebatas halal, cita rasa, cara pengelolahan, dan penyajian pun juga penting. Untuk inipun Café de’dapoer menonjolkan keragaman dan memanfaatkan bahan lokal.

More Info

  1. Sen 11.00–23.00
  2. Sel 11.00–23.00
  3. Rab 11.00–23.00
  4. Kam 11.00–23.00
  5. Jum 11.00–23.00
  6. Sab 11.00–23.00
  7. Min 11.00–23.00

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.